“Ngantenan Massal” IKI di Pecinan Kampoeng Simpak, Bogor

Menuju Pecinan Kampoeng Simpak, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor akan melewati daerah perkebunan milik Pemerintah yang ditanami pohon akasia dan pohon jati. Masuk dari jalan raya Sidamanik menyusuri jalan yang cukup rusak karena genangan air sekitar 3-4km, mobil kemudian di parkir di pinggir jalan dekat sekolahan, kemudian jalan kaki atau naik sepeda motor […]

Read More

ANAK PERKAWINAN CAMPURAN

Paschasius HOSTI Prasetyadji Pada dasarnya perkawinan adalah ikatan lahir batin seorang pria dan wanita sebagai suami-isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Dari perkawinan timbullah kelahiran. Pada dasarnya kelahiran adalah anugerah illahi yang harus dilindungi dan dihormati, karena disitu melekat hak yang paling mendasar dari setiap manusia. Hak mendasar itu antara lain adalah […]

Read More

MEMBAUR MELALUI GERAKAN PEMBAURAN BANGSA

Oleh : Paschasius HOSTI Prasetyadji   Pemerintah Orde Baru Sesudah bubarnya Konstituante tahun 1959, yang disebabkan tidak memungkinkan diterimanya rencana konstitusi, melahirkan periode baru pemerintahan Republik Indonesia yang disebut sebagai masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965) dan kemudian prahara politik juga melahirkan era baru kepemerintahan disebut masa Orde Baru (1966-1998). Dalam dua masa pemerintahan ini warga Tionghoa […]

Read More

TANYA JAWAB MASALAH KEWARGANEGARAAN DAN KEPENDUDUKAN Bagian 5

Oleh: Prasetyadji   Bagaimana Prosedur Mengurus Akta Perceraian ? Jawab: Pemohon ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengambil blanko akta perceraian; Pemohon mendatangi loket pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan membawa berkas lengkap beserta dokumen aslinya; Petugas Loket pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menerima dan meneliti berkas dan memberikan informasi kepada pemohon tentang […]

Read More

TANYA JAWAB MASALAH KEWARGANEGARAAN DAN KEPENDUDUKAN Bagian 3

Oleh: Prasetyadji   Sesuai dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 1946 dan sejalan dengan teori terbentuknya negara harus memenuhi 3 (tiga) unsur, yaitu adanya pemerintahan, wilayah, dan rakyat atau warga negara. Maka sejak 17 Agustus 1945 setiap orang yang berada di daerah negara Indonesia beserta keturunan-keturunannya adalah warga negara Indonesia. Secara material dan faktual, anggota BPUPKI […]

Read More

TANYA JAWAB MASALAH KEWARGANEGARAAN DAN KEPENDUDUKAN Bagian 2

Oleh: Prasetyadji   Sejak kapan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dibentuk? Jawab: KNIP dibentuk berdasarkan Pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945 dan dilantik serta mulai bertugas sejak tanggal 29 Agustus 1945 sampai dengan Pebruari 1950. KNIP merupakan Badan Pembantu Presiden, yang keanggotaannya terdiri dari pemuka-pemuka masyarakat dan berbagai golongan dan daerah-daerah termasuk mantan anggota […]

Read More

TANYA JAWAB MASALAH KEWARGANEGARAAN DAN KEPENDUDUKAN Bagian 1

Oleh: Prasetyadji Unsur apa saja dalam pembentukan suatu Negara ? Jawab: Adanya unsur rakyat atau warga negara pada suatu negara adalah mutlak untuk melengkapi unsur pemerintahan dan wilayah, dan  baru akan disebut sebagai negara. Ini pendapat klasik adanya atau terbentuknya negara. Apa keunikan Undang-Undang Nomor 3 tahun 1946, tanggal 10 April 1946, yang mengatur tentang […]

Read More

Kewarganegaraan Tidak Berdasar ”Ras-Criterium”

Oleh : Paschasius HOSTI Prasetyadji Diangkatnya Rancangan Undang-Undang (RUU) yang merupakan inisiatif DPR tentang Kewarganegaraan (sebagai pengganti UU yang lama No 62/1958) dalam program legislasi tahun ini, telah membawa harapan banyak orang kepada para anggota dewan yang terhormat. Kenapa? Pengurus DPP Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa/FKKB Karena UU No 62/1958 dinilai mengandung unsur diskriminatif, tidak mewadahi […]

Read More